Posted by: faditya | February 7, 2011

i’m ready to moving out…

Bismillahirrahmaanirrahiim

Teringat ketika pertama kali suamiku (saat itu calon) datang ke rumah untuk berkenalan dengan orangtuaku saat masa2 taaruf dulu…
Salah satu obrolan yang dibicarakan saat itu adalah, bahwa orangtuaku (terutama mama) inginnya setelah aku menikah nanti, aku dan suami tetap tinggal dengan orangtuaku… Karena ke3 kakaku sudah pindah masing2 ke daerah bekasi… Ingin mamaku ada yang nemenin biar gak terlalu sepi, pun bisa bantu2 kerjaan rumah…
Then, jadilah aku dan suami menetap di rumah kecil yang menempel dengan rumah orangtuaku..
Rumah itu tadinya dikontrakkan untuk menambah penghasilan orangtuaku…
Tapi, beberapa bulan sebelum aku menikah, orangtuaku meminta tetanggaku tsb utk mencari kontrakkan lain, karena akan digunakan oleh aku nanti… (pengusiran scr halus :D)
Tidak berapa lama setelah Sayyid lahir, kakaku memutuskan untuk membangun rumah di samping rumah orangtuaku yang akan ditinggali secara permanen.. Jadi rumahnya di bekasi timur dijual saja (over credit).
Beberapa bulan setelahnya, sempat dilemparkan wacana oleh mamaku agar aku tetap tinggal di sebelah rumah orangtuaku dengan melakukan penambahan ruangan baik horizontal ataupun vertikal…
Pun, aku punya pikiran seperti itu… menabung sedikit demi sedikit utk menambah kamar 1 atau 2 nantinya… Karena lahannya sangat sempit, bisa jadi bongkar abis rumah kecil tsb dengan membelah 1 kamar menjadi 2 kamar… atau bisa jadi menambah lantai ke atas…
Namun, tidak lama setelah itu (pun atas saran dari kakaku yang lain) aku terfikir untuk pindah… Benar2 pindah… Salah satu alasannya ingin belajar mandiri… “Masa iya seumur hidup nempel terus sama ortu”..
Memang banyak keuntungan dari tinggal bersama ortu…
Salah satunya, ada yang jaga dan meperhatikan Sayyid saat aku kerja, membantu mengawasi pengasuh Sayyid.
Tapi, kok sepertinya aku merasa ada esensi yang hilang dari pernikahanku…
So, setelah beberapa pembicaraan dengan suamiku..
Pun mamaku juga sudah berubah pikiran atas hasil pembicaraan dengan kakaku juga…
Aku dan suami memutuskan untuk pindah…
Kapan? DI mana?
Minggu lalu, saat berkunjung ke rumah kakaku yg ke2 di perum puri gading,
tiba2 suamiku bersemangat sekali utk punya rumah di perumahan tersebut.
karena ramai (banyak tetangga), fasilitas lengkap (sarana olahraga, sekolah, dsb), dekat masjid, keamanan terjamin, pun gak jauh2 amat …
Dan tanpa terencana, akhirnya hari itu kami berkeliling utk cari2 rumah dekat situ atas rekomendasi kakaku… Pun kakaku bersedia utk mencarikan info…
Sempat ketemu rumah di perkampungan, cluster2 kecil…
tapi, suamiku tetap mau di perumahan yang ramai (ex: puri gading tsb)…
Tentang biaya, rasanya kami baru mampu utk rumah dg harga di bawah 200juta… itupun dengan KPR…
spec rumah: cukup dulu lah dengan 2 kamar standar, tidak perlu mewah2…
Setelah itu, aku pun mulai lagi sibuk browsing2 di internet ttg rumah2 yg mau dijual…
Belum nemu yang pas2 banget selain d puri gading…
Selain itu kami juga cari2 referensi ttg KPR… dan yg terbaik menurut kami adalah KPR Syariah🙂
Sampai akhirnya jumat yg lalu, setelah berfikir panjang… pun sesuai dengan recanaku dulu…
Kami memutuskan utk pending rencana ini sampai 2 tahun ke depan…
karena masih ada biaya rutin yg harus kami keluarkan tiap bulan ini… takutnya merusak cash flow…alih2 malah gak bisa bayar kredit-an😀
Tapi, tetap kami hunting… sampai akhirnya ketemu pilihan ke-2 selain puri gading,
yaitu griya wahana di daerah jati kramat (dekat rumah kakek-ku)… fasilitas memang tidak lengkap, tapi cukup ramai… cukuplah 30 rumah utk menjadi tetangga kami nanti…
Mudah2an rencana ini tercapai…
Toh, niat kami baik kok.. insyaAllah
btw, kalo ada referensi rumah di daerah pondok gede
dengan harga maksimal 200juta kabari yaaaaa🙂
tq

Responses

  1. idealnya sih emang langsung keluar setelah nikah.. mau ngontrak atau beli.. biar bisa lepas dari pengaruh orang tua dan bisa planning macem2 tanpa bias :Dgood luck, tya! semoga di rumah baru bisa terus menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah (^___^)

  2. selamat cari2 rumah bu..katanya, beli rumah itu juga jodoh2an lho… antara si penjual dan pembeli😀

  3. Selamat cr rumah Tya;-) bener bgt kata pita,susah bener cr rumah,aku ngalamin pcarian selama hampir 10 bln,gagal(tp ud hampir akad kredit) ampe kurleb 5 kali,akhirnya end up pd sbh rumah yg sama sekali ga masuk kriteriaku,krn wkt itu ud mau lahiran dan pengen lahiran di depok🙂

  4. selamat mencari rumah :)smoga segera ketemu dengan rumah yg cocok di hati dan kantong🙂

  5. terimakasih kania, pita, mbaklita,mbaksinta…Mudah2an bener2 segera ketemu… Amiiin🙂

  6. Klo di tangerang selatan aku tau ty,tp klo d daerah bekasi ga tau krn si Mas maunya nyari di daerah situ ditilik dr akses transportasi k kantornya. Klo aku pribadi sih lbh prefer d bekasi jg,biar deket sama ortuku. Anyway, smg tercapai dan diberi yg terbaik ya dlm hunting rumahnya🙂. Kasih kabar klo udh dpt yg fix..

  7. hihi kalo tangsel mah jauh kemana2 pi… paling enak emang di pondok gede… sejauh2nya di depok dah… biar deket dg kantorku tapi jauh abis dengan kantor suamiku… Thanks ya pi doanya🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: